BERAWAL DARI FACEBOOK
Malam itu Lina merasa terpuruk akan
cinta yang dia jalin selama kurang lebih sebulan harus berakhir begitu saja.
Lina merasa kecewa sama cowok nya si Arif. Ia buka facebook nya ternyata ada
beberapa pesan di inbox nya. Ia buka satu persatu dan dia mencari hiburan di
malam itu. Satu orang di dunia semu itu yang membuat lina sangat lah
terhibur,ia mengerti apa yang lina rasakan,dia seorang santri yang kebetulan
malam itu adalah malam kebebasan sehingga dia keluar dan online.
Dia berkenalan dengan ku,dia mengaku
namanya Irul.lina merasa nyaman berteman
dengan nya. Lama kenal dia mulai minta nomor Hp nya. Dia sengaja memberi nya agar dia ga’ kesepian.
Lina menunggu nya hingga kurang lebih 2
minggu.
‘’lho koq
cowok ini beda yaaa? Biasa nya kalu cowok yang lain,udah dikasih langsung
nyosor” pikir nya dalam angan nya di malam itu.
Tanpa lina
sangka hp nya berdering,dia langsung melihat hp nya ternyata sms dari nomor
yang tak dia kenal. Dia lansung membukanya dan di dalam nya berisi ‘’malam….?”
Kaget,,,,!
Lina langsung membalasnya
“malam juga
!!!” jawab nya dalam sms itu
Ternyata
yang nge sms lina itu adalah irul. Dia seorang santri di daerah bangkalan. Dia
mengatakan bahwa dia belum pulang,tapi irul bilang dia akan pulang seminggu
lagi. Lina sangat mengharapkan irul,rasa penasaran yang di pendam lina ternyata
sebentar lagi akan tertebuskan. Tepat hari senin irul menghubungi lina lagi,dia
meminta agar lina menemui nya di stadion siang itu. Lina kaget dia heran kenapa
irul memintanya menemui nya siang ini,.
“bukan nya
kamu masih di pondok ?” balas lina di sms nya
“yaaa ga’
usah kepo sekarang,pokok nya nanti kamu temuin aku,ntar aku ceritain semua nya
sama kamu!” balas irul
“oke lah..!
bentar lagi aku pulang”
“yaaa aku
tunggu”
Siang itu menjadi sebuah momen yang panas
bagi lina dan irul. Jam 1 irul datang ke stadion,rupanya lina sudah stand by
disana. Keduanya malu-malu kucing ternyata. Pertemuan pertama sebentar
saja,irul langsung pulang,karna siang itu sudah menunjuk kan jam 2. Sedangkan
lina masih di stadion menunggu teman-teman nya. Lina takut dia mengecewakan
teman baru nya itu,dia masih menunggu sms dari irul. Masih di stadion ternyata
irul sms lina lagi. Lina terlihat riang ketika irul sms,karna dia merasa dia
tak mengecewakan irul.
“belum
pulang tha ?” tanya nya
“belum…masih
nunggu temen. Paling ntar jam 4 baru pulang.”jawab ku
“ooo
hati-hati yaaa jangan lupa makan nya.”
“luuuhhhh
koq perhatian bingit sich ????”
“emang salah
tha kalau aku perhatian sama kamu lin ?”
“yaaa ga’
sich rul…ga’ papa…hehe!”
Keduanya tampak makin deket di
setiap harinya. Suatu malam ketika mereka saling smsan,irulmenanyakan suatu hal
aneh pada lina.
“lin…boleh
aku nanya sesuatu sama kamu ?”
“heemmmzz
boleh.apa?”
“jika
seandainya malam ini bulan mengabulkan semua permintaan manusia,kamu akan
meminta apa pada bulan ?”
“idiiihhh
aneh! Kenapa emang?”
“looo di
jawab donk!”
“yaa yaaa
aku akan meminta pada bulan,kalau aku sangat merindukan pangeran impianku dn
aku menginginkannya kembali bersama ku hehehe”
“pangeran
impian?siapa dia lin?”
“ada
dech!kalau kamu mau minta apa?”
“aku akan
meminta pada bulan jagalah calon malaikat kecil ku,jangan buat dia sakit!”
“waduch…so
sweet kamu yaaa kamu punya panggilan sayang buat dia”
“kamu tau
siapa malaikat kecil ku?”
“yaa nda’ lah,orang
kamu ga’ pernah bilang sama aku!”
“malaikat
kecil ku yaaa kamu!”
“haaaah????
Yaa tha? Koq bisa ?”
“hahaha
sudah lah sana tidur,sudah malam,besok kan sekolah!”
“yaaa
udah….bye”
Lina kepikiran dengan pernyataan
yang irul buat. Hingga keesokan hari nya irul kembali smsin dia di pagi hari
saat lina siap-siap berangkat sekolah.
“pagi
malaiakat kecil ku?”
“pagi juga!
Aku bukan malaikat kecil…iiiihhh duch!”
“haaa iya
dech,udah berangkat tha?”
“yaaa ini”
Secepat itukah aku mencintai nya?
Pikir lina dalam hati nya. Lina masih bertanya-tanya akan semua perkataan irul.
Dia pernah bilang bahwa dia menyayangi lina. Dan tepat malam tanggal 15 januari
2014 irul menyatakan perasaan sebenar nya kepada lina lewat sms.
“lin…aku mau
bilang sesuatu sama kamu”
“apa?”
“aku sayang
sama kamu,dari awal aku kenal dengan mu aku merasa nyaman bersama mu,apakah
kamu tidak menyadari dengan semua tingkah ku kebelakangan ini? Apa kah kamu mau
menjadi pacar ku ?”
“apa ini
semua tidak terlalu cepat?”
“aku harap
tidak lin….!”
‘okey…kalau
kamu benar-benar sayang aku.nanti tepat jam 8 kamu telfon aku.1”
“yaaa aku
akan menelfonmu jam 8”
Lina deg-degan,antara mau dan tidak.
Karna pada saat itu dia masih belum bisa move on dari mantan nya si arif. Dia
takut,dia bingung…dan,,,,jam 8 hp lina berdering,rupanya irul benar-benar
menelfon nya. Dia mengutarakan semua isi hati nya,lina menjawab aga’ ragu,namun
ia harus move on dan mengiyakan semua nya.